Potensi ekstrak daun nusa indah putih (Mussaenda pubescens) sebagai agen antibakteri pada pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 1055
DOI:
https://doi.org/10.51873/jhhs.v9i2.372Keywords:
antibakteri, daun Nusa Indah Putih, Staphylococcus aureusAbstract
Latar Belakang: Masyarakat Indonesia telah lama memanfaatkan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan alami, termasuk daun Mussaenda pubescens (Nusa Indah Putih) yang memiliki senyawa bioaktif. Metabolit sekunder tanaman ini memiliki khasiat dalam mengatasi penyakit - penyakit infeksi, salah satunya disebabkan oleh Staphylococcus aureus, bakteri yang secara alami ditemukan sebagai flora normal namun juga patogen oportunistik.
Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kemampuan antibakteri dari ekstrak daun Nusa Indah Putih pada pertumbuhan bakteri S. aureus.
Metode: Metode penelitiannya adalah eksperimental yang kegiatannya meliputi determinasi, membuat simplisia, menetapkan kadar air dan susut pengeringan, ekstraksi dengan maserasi etanol 70%, serta skrining fitokimia. Berbagai konsentrasi ekstrak (50%, 25%, 12,5%, dan 6,25%) diteteskan pada cakram, dengan kloramfenikol sebagai kontrol positif dan DMSO 5% kontrol negatif.
Hasil: Hasil skrining fitokimia teridentifikasi adanya senyawa saponin, alkaloid, tanin, flavonoid, dan terpenoid/steroid. Ekstrak daun Nusa Indah Putih mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan kategori sedang pada konsentrasi 50% (zona hambat 5,8 mm setelah dikurangi disc kosong), sedangkan konsentrasi 25%, 12,5%, dan 6,25% menghasilkan hambatan lemah. Diperoleh perbedaan yang signifikan (p<0,05) setelah dianalisis oleh ANOVA pada tiap kelompok perlakuan.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun Nusa Indah Putih teridentifikasi adanya senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, serta steroid/terpenoid. Selain itu, ekstrak daun nusa indah putih menunjukkan aktivitas antibakteri dengan kemampuan menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Endah Kartikawati, Taufik Septiyan Hidayat, Putri Febria Imriani, Yunita Al Azzahra, Syumillah Saepudin, Suharti Suharti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
