Hubungan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi dengan pola konsumsi obat kimia dan herbal di Klinik Ferren Purwakarta
DOI:
https://doi.org/10.51873/jhhs.v9i2.401Keywords:
Hipertensi, Pengetahuan Masyarakat, Pola Konsumsi Obat Kimia, Pengobatan HerbalAbstract
Latar Belakang: Hipertensi banyak dialami terutama pada usia dewasa dan lansia. Tingkat pengetahuan masyarakat berpengaruh terhadap pemilihan obat kimia maupun herbal, meskipun sebagian masih belum memahami perbedaan dan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan tingkat pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dengan pola konsumsi obat yang digunakan.
Tujuan: Untuk dapat menganalisis hubungan tingkat pengetahuan terhadap sikap perilaku masyarakat mengenai pola konsumsi obat kimia dan herbal bagi masyarakat purwakarta.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kuesioner tertutup dan pertanyaan terbuka kepada 20 responden. Data persentase dianalisis secara naratif untuk melihat hubungan pengetahuan hipertensi dengan pola konsumsi obat kimia dan herbal.
Hasil: Sebagian besar masyarakat memahami hipertensi, termasuk penyebab dan risikonya. Jenis obat amlodipine dan candesartan banyak digunakan dalam pengobatan hipertensi, sedangkan untuk pengobatan herbal masih cukup terbatas.
Simpulan: Sebagian besar masyarakat telah memahami hipertensi dan faktor terkaitnya, namun penggunaan obat masih didominasi obat kimia, kemungkinan karena pengetahuan mengenai herbal sebagai terapi pendamping masih terbatas.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Farhan Farhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
