Potensi tinta cumi sebagai pendukung terapi Kanker: Studi literatur
DOI:
https://doi.org/10.51873/jhhs.v10i1.415Keywords:
tinta cumi, kanker, terapi kanker, antioksidan, imunomodulatorAbstract
Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia yang membutuhkan pendekatan terapi yang efektif dan aman. Terapi konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi seringkali menimbulkan efek samping yang signifikan, sehingga diperlukan alternatif atau terapi pendukung berbasis bahan alami. Salah satu sumber bioaktif yang potensial adalah tinta cumi, yang diketahui mengandung berbagai senyawa seperti melanin, polisakarida, flavonoid, dan fenolik
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tinta cumi sebagai pendukung terapi kanker
Metode: Metode yang digunakan adalah systematic review terhadap 12 artikel ilmiah yang relevan.
Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa tinta cumi memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, imunomodulator, serta efek sitotoksik terhadap sel kanker. Mekanisme yang terlibat meliputi penghambatan proliferasi sel kanker, induksi apoptosis, dan penghambatan angiogenesis. Selain itu, pengembangan melanin dalam bentuk nanopartikel menunjukkan potensi sebagai sistem penghantaran obat yang lebih efektif dan selektif. Namun, sebagian besar penelitian masih terbatas pada tahap in vitro dan in vivo.
Simpulan: Tinta cumi memiliki potensi besar sebagai agen pendukung dalam terapi kanker yang inovatif dan berkelanjutan, namun diperlukan penelitian lanjutan terutama uji klinis pada manusia
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Paridah Paridah, Najwa Namrin, Yuliah Dani, Mirnawati Mirnawati, Wa Ode Hety Dirahayu, Risma Septiyani Syahrini, Adriana Mesti Sampe Arung (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
