Gambaran penggunaan obat Metformin pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di salah satu Klinik X daerah Purwakarta tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.51873/jhhs.v10i1.416Keywords:
Metformin, Diabetes Melitus Tipe 2, Efek Samping, Klinik PratamaAbstract
Pendahuluan: Diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Di Kabupaten Purwakarta pada tahun 2023 ,jumlah penderita Dibetes Mellitus mencapai 13.202 orang. Metformin, sebagai obat antidiabetes oral, telah menjadi pilihan utama dalam pengelolaan DMT2. Penggunaan metformin dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya dosis, cara penggunaan , efek samping dan usia pasien.
Tujuan penelitian: mengetahui gambaran penggunaan obat metformin di salah satu klinik daerah Purwakarta pada pasien dabetes mellitus tipe 2.
Metode Penelitian: deskriptif kuantitatif. Sampel adalah pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di salah satu Klinik Daerah Purwakarta Periode 2024 pada bulan Januari-Desember sebanyak 121 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan Rekam Medik Elektronik pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi.
Hasil penelitian: Diketahui pasien diabetes mellitus tipe 2 pada penggunaan obat metformin sebagian besar dengan dosis 3 x 500mg sebanyak 66,9%, cara minum sesudah makan sebanyak 53,7%, ada efek samping sebanyak 55,4% dan usia 46-65 tahun (manula) sebanyak 66,1%.
Kesimpulan: Pasien diabetes mellitus tipe 2 pada penggunaan obat metformin sebagian besar dengan dosis 3 x 500mg, cara minum sesudah makan, ada efek samping dan usia 46-65 tahun (manula).
Saran: Mayarakat diharapkan dapat mengkonsumsi tablet metformin secara rasional diantaranya tepat dosis, tepat cara penggunaan dan tepat waktu pemberian obat metformin tersebut sehingga terhindar dari adanya efek samping seperti nyeri perut atau mual.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adnan Ruswandi, Suharti Suharti, Taufik Septiyan Hidayat (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
